Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggenjot ekspor komoditas kopi premium Indonesia dalam upaya memeperkuat daya saing prodduk nasional di pasar global.
Langkah itu dilakukan dalam mewujudkan Asta Cita milik Presiden RI, Prabowo Subianto melalui perencanaan program Desa Ekspor serta berkolaborasi dengan Barisan 8 Center (B8C).
Program tersebut ditujukan untuk membuka akses ekspor berbagai produk kopi premium Indonesia untuk menjangkau luas pasar internasional. Porgram itu turut menargetkan 5.000 desa sebagai sentra penghasil kopi premium untuk menjadi bagian dari ekosistem ekspor nasional. Ketua Umum Barisan 8 Center, Andrio Caesario berharap langkah ini mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus mengangkat kesejahteraan petani diberbagai daerah.
Andrio memaparkan program Desa Ekspor turut mendorong lahirnya wirausahawan desa yang mandiri dari bebrbagai desa. "Kami ingin petani kopi tidak lagi hanya menjadi buruh tani, tetapi naik kelas menjadi pengusaha yang memiliki akses langsung ke pasar global. Dengan begitu, program Presiden dalam mengentaskan kemiskinan dapat berjalan lebih optimal," kata Andrio. Andrio mengaku program ini bakal berjalan usai penandatanganan MoU antara Kemendes PDT dan B8C.
Komoditas Kopi Premium Indonesia Digenjot Bersaing ke Pasar Ekspor
Warta Terkini
Andrio Caesario dan Riza Patria Siapkan Gebrakan Desa E...
17 Jul 2026
Andrio caesario ketum B8C Dukung Langkah Prabowo, Penan...
17 Jul 2026
Ketum Barisan 8 Center Andrio Caesario Dukung Prabowo K...
17 Jul 2026
Dari Desa Menembus Pasar Singapore Hingga Eropa
22 May 2026
Targetkan Percepatan Pembangunan Desa, Kemendes PDT Kol...
05 May 2026
B8C CENTER
Solid • Militan • Amanah